Pos

Outbond di desa wisata Tembi Jogja

 

Yogyakarta identik dengan keraton, gudeg dan Malioboro dan candi-candinya. Selain belanja dan berwisata kuliner, turis juga bisa berwisata budaya di Desa Wisata . Inilah wajah lain DI Yogyakarta.

DI Yogyakarta tak henti menyuguhkan lokasi yang ingin dikunjungi, salah satunya Desa Wisata .dari penjuru utara hingga selatan dan dari penjuru barat hingga timur kota jogja telah banyak bermunculan desa wisata yang menawarkan pengalaman yang berbeda kepada para pengunjungnya. sebuah atmosfer kesederhaan dan kearifan lokal kental terasa di lokasi desa wisata ini.

mulai dari lingkungan kampung yang masih terjaga kerindangannya, rumah rumah model Ndeso yang masih berdiri hingga permainan anak tradisionalpun masih juga sering dimainkan.tentunya hal ini akan membawa kita ke romantisme akan masa kecil kita yang penuh keceriaan dan kekerabatan yang kental antar sesama manusia.

sangat tidak disarankan bagi pengunjung untuk membawa gadget apabila ingin eksplor dan kembali ke masa romantisme itu. dengan panduan guide lokal kita akan dibawa ke pengalaman yang tak pernah terlupakan. seperti membajak sawah, menikmati teh sore buatan ibu, atau sekedar ngobrol ngobrol ringan dengan penduduk sekitar yang ramah dan senantiasa akan memberikan ruang untuk bertanya jawab.

kesederhaan bukan berarti menyerah menghadapi deru laju perekonomian yang saat ini menuntut manusia untuk bisa tampil menjadi manusia unggul dengan segala bentuk atribusinya. kesederhaan adalah pilihan jalan hidup agar kita bisa terus membumi dan menghargai sesama makhluk alam raya semesta.

gudeg jogja

Kuliner Gudeg

Meski merupakan satu jenis masakan khas, namun rupanya gudeg memiliki klasifikasinya tersendiri. Dari jenis masakannya, masyarakat Yogyakarta mengenal dua jenis gudeg, yaitu gudeg kering dan gudeg basah. Kedua jenis gudeg ini diklasifikasikan berdasar jenis masakan dan penampilannya. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

Gudeg sendiri ada berbagaimacam jenis, seperti:
1. Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental
daripada santan pada masakan padang.
2. Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
3. Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.
4. Gudeg Manggar, yaitu gudeg yang menggunakan putik bunga kelapa. gudeg lesehandi bisa di santap bersama keluarga maupun teman, darisegi hargapun gudeg jogja cukup terjangkau Seporsi gudeg, krecek, dan telur pindang dipatok Rp 10.000 hingga Rp 200.000, tergantung paket yang dipilih.

Kalibiru - Sermo - Glagah

Wisata ke Kalibiru

Perjalanan dari Wates ke Kalibiru, jalannya terus menanjak dan tidak membosankan. Pasalnya jalanan yang ditempuh berkelok dan di kiri-kanannya ada hamparan tanaman perkebunan, serta pepohonan lebat. Kalibiru berada di ketinggian 450 mdpl. Lokasinya sekitar 40km dari Kota Pelajar, Yogyakarta atau 10km dari Kota Wates. Alamat lengkapnya, di Jl Sermo-Clapar, Pengasih Kab Kulon Progo, DIY.

 

Biaya masuk ke Kalibiru hanya Rp 5.000 untuk satu orang, sementara di dalam kita akan ditawarkan paket outbond seperti flying fox, jembatan gantung dan foto sepuasnya Rp 35.000 per orang. Sementara jika ingin foto di atas pohon dengan latar belakang waduk Sermo hanya dikenai tarif Rp 10.000 per orang.